FESTIVAL JENANG SOLO 2015 SIAP DIGELAR

Festival_Jenang_Solo_1

SURAKARTA ā€“ Jenang merupakan warisan kuliner Jawa dan merupakan kekayaan budaya yang harus dilestarikan. Panganan tradisional dengan tekstur yang lembut ini sudah ada sebelum agama Hindu masuk ke Jawa pada abad ke-4 Masehi, Jenang memiliki makna dan menjadi simbol kehidupan pada masa Walisongo, seperti jenang katul yang bermakna manusia tidak bisa hidup sendiri dan selalu membutuhkan orang lain. Dengan filosofi tersebut maka munculah Festival Jenang yang diadakan di Surakarta setiap tahunnya.

Dalam rangka memperingati Hari jadi Kota Surakarta ke 270, Festival Jenang Solo akan di gelar selama tiga hari berturut-turut pada tanggal 15-17 Februari 2015. Lebih dari 17 ribu jenang secara gratis akan dibagikan kepada pengunjung festival, dengan berbagai jenis Jenang dan Jenang yang sudah langka dikalangan masyarakat akan dihadirkan kembali di festival yang diselenggarakan di Ngarsopuro jalan Diponegoro, Solo.

Untuk tahun 2015 ini Festival Jenang mengangkat Tema ‘Jenang Bahari’ karena ingin menghadirkan berbagai jenis Jenang dari seluruh kepulauan Indonesia sehingga akan lebih banyak jenis jenang di festival tahun ini. Jenang Bahari sendiri akan menggunakan bahan baku ikan air tawar maupun laut dan merupakan jenang kreasi baru. Selain jenis Jenang kreasi baru juga akan hadir diantaranya jenang sumsum yang biasanya dibuat setelah selesai hajatan, jenang gendul yang dibuat ke dalam bentuk bulatan-bulatan, jenang mutiara yang terbuat dari sagu mutiara dan berwarna merah-putih, juga jenang pathi yang terbuang dari tepung kanji kemudian dicampur dengan gula merah. Festival yang sudah diselenggarakan sejak 2012 tersebut semua Jenang yang dibagikan adalah buatan ibu-ibu rumah tangga dari 51 kelurahan di Kota Solo.

Rangkaian kegiatan diawali dengan marut klapa atau mamarut kelapa. Untuk para pengunjung dari luar kota atau luar negeri, sebagai oleh-oleh juga disediakan jenang kering yang dibagi menjadi potongan-potongan kecil kemudian dibungkus dengan kertas plastik. Saat ini selain pasar Indonesia, ternyata jenang pun dipasarkan ke beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Hongkong, hingga Arab Saudi. (kar)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s